Baru denger berita dari Nopit tentang seorang temen kita yang ternyata bukan tunggal. Lebih jelasnya begini, jadi kita punya temen (sebut saja dia Boy) yang kita tau selama ini dia anak tunggal. Tapi ternyata tidak, kawan! Sungguh mengejutkan karena selama ini Boy mengklaim diriya sebagai anak tunggal sejati. Malangnya sang kakak ternyata agak 'berbeda'. Inilah yang membuat si kakak seperti tidak diakui oleh keluarganya. Apapun perbedaannya saya rasa tidak perlu kita bahas di sini.
Sebenernya ini bukan bagian saya untuk berkomentar mengenai keluarga mereka. Hanya saja kejadian ini setidaknya membuat saya berpikir ulang, bagaimana jika kejadian ini menimpa keluargamu? Apa yang akan kamu lakukan? Menerima dengan ikhlas atau malah menolak kehadirannya? Memiliki seorang angota keluarga yang 'berbeda' pasti sesuatu yang sulit untuk diterima. Peraan malu, kecewa, marah pastilah menghampiri. Tapi apakah menghindarkannya dari dunia luar adalah jawaban? Entahlah, saya gak bisa sok malaikat dengan mengatakan bahwa tindakan mereka salah. Hanya saja rasanya kok terlalu tega ya jika kita sampai mengindahkan kehadirannya. Betapa kecilnya kita jika menjadikan perbedaan itu alasan untuk menyembunyikannya. Memang saya akui sangat mudah untuk menulis kata-kata seperti ini di blog, bukan mengalami dalam realita seperti yang Boy alami. Tetapi sekali lagi ini hanya pemikiran saya sebagai pribadi di luar keluarga mereka.
Dan jawaban saya jika pertanyaan di atas dikembalikan kepada saya(dengan tidak ada niat untuk menjadi anak suci seperti Lala di sinetron Bidadari) adalah bagaimanapun keadaan saudara saya tidak akan pernah mengubah posisinya di hati saya, sungguh.
Rabu, 16 Desember 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

2 komentar:
weizzzzzzz,,km alih profesi jadi guru bahasa indonesia sekarang mon?
hahaha,,tapi aku setuju,, gimana pun keadaan saudara ku, asalkan dia ga bikin aku jadi "tak terlihat". aku bakal bilag ke orang-orang "ini loh sodaraku"
ia, soalnya aku gamau kalah sama dua tmenku yang 'calon guru' itu..
maksudnya 'tak terlihat?'
stuju kan? gmn pun keadaanya aku ga akan malu..
Posting Komentar