Pernah ketemu JAYUSMAN gak? Orang jayus maksudnya. Sok melucu tapi sama sekali tidak lucu sehingga jatuhnya garing, ganggu, dan melempem. Aku paling tidak menyukai orang-orang dengan tipe seperti ini. Kenapa? Karena aku sendiri merupakan orang yang jayus jadi jayus ketemu jayus gak nyambung kan? Seperti jayus menjayuskan orang jayus. Nah lho! Seperti magnet, kalo kutubnya sama malah tolak-menolak kan? Oke, lupakan teori itu..
Tapi sayangnya, aku dikelilingi dengan orang-orang jayus tadi. Rasanya sangat menyiksa, Teman. Sungguh! Berdasarkan pengalaman inilah maka aku memberanikan diri untuk memberi tips dan trik untuk menghadapi JAYUSMAN. Enjoy it!
1. Pura Pura Tuli
Keadaan ini terkadang perlu kita lakukan terutama jika bertemu dengan si jayus. Pura-pura
budek aja saat dia melancarkan lelucon-lelucon jayusnya. Jangan coba melawan dan berkata
"Eh, kamu jayus banget sih!''. Tidak, Teman. Jangan pernah katakan itu pada mereka. Karena
pada umumnya JAYUSMAN memiliki perasaan sensitif dan cenderung anarkis. Kalian gak
mau kan setelah ngomong gitu langsung hilang jempolnya?
2. Tersenyum Maksa
Langkah kedua adalah senyum dengan paling maksa yang kamu bisa lakukan. Berikut
langkah-langkahnya. Pertama-tama coba paksa bibirmu sehingga membentuk senyum.
Lalu, buka bibirmu dengan tangan sampai kelihatan gigi. Tersenyumlah dengan nada
mengejek dan ekspresi pasrah.
3. Tampang Cengo
Bila cara 1&2 belum ampuh, pakai cara ini. Mata melotot, alis diangkat, mulut setengah
terbuka. Lebih bagus lagi jika ada liur yang menetes. Pertahankan ekspresi datar dan jika kamu sudah profesionla bisa tambahkan dengan memain-mainkan rambut dan setengah
tertawa.
4. Kabuuur..
Ini tips terakhir dari saya. Kalau kamu harus melakukan tips ini berarti temanmu benar-
benar parah dan saya anjurkan untuk segera melaporkan kepada pihak yang berwajib dengan
tuduhan mengusik ketenangan pribasi, merasa terancam, dan mencemarkan nama baik.
Selamat mencoba!
Sabtu, 09 Agustus 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar